Screener

Kondisi Garis Retail di Screener

Terakhir diperbarui: 19 September 2026

Kelompok kondisi yang arahnya dibaca terbalik — ritel yang surut justru yang dicari, dan ritel yang ramai di saham yang sudah naik sering pertanda fase akhir.

Kelompok ini menyaring berdasarkan garis Retail — net nilai kumulatif kelompok pemodal kecil.

Yang membuatnya khas: arahnya dibaca terbalik dari naluri pertama. Ritel menguat bukan kabar baik dengan sendirinya.

Garis broker di panel harga

Kenapa terbalik

Kalimat yang paling sering muncul di seluruh materi ini: ritel yang surut adalah ruang bagi pengendali untuk mengumpulkan.

Barang harus datang dari suatu tempat. Kalau yang besar sedang menambah sementara yang kecil sedang melepas, yang terjadi adalah perpindahan dari banyak tangan kecil ke sedikit tangan besar — dan itu keadaan yang sangat berbeda dari harga yang naik karena ritel ramai-ramai masuk.

Kebalikannya juga bermakna: ritel yang tiba-tiba ramai di saham yang sudah naik banyak sering justru pertanda fase akhir. Yang besar butuh pembeli untuk melepas, dan ritel yang berbondong masuk menyediakannya.

Bentuk kondisi yang tersedia

Kondisi Jenis Hari
Di atas / di bawah Signal keadaan 1
Baru memotong ke atas / ke bawah kejadian 2
Menanjak / menurun arah 2

Apa arti masing-masing

Di bawah Signal — tenaga beli ritel melemah. Terdengar buruk, tapi inilah yang dicari. Kondisi ini dipakai kartu Candidate Acc di Dashboard.

Baru memotong ke bawah — momen ritel mulai surut. Ini kejadian, jadi hasilnya sedikit dan semuanya baru. Umur perpotongan inilah yang dicetak sebagai lencana H-n di kartu Candidate Acc — makin baru, makin awal posisimu.

Di atas Signal — tenaga beli ritel masih hidup. Bukan kondisi untuk mencari saham yang mau dibeli; lebih berguna untuk membuang.

Baru memotong ke atas — ritel baru kembali masuk. Di saham yang sudah naik banyak, ini sering pertanda fase akhir. Beberapa orang justru memakainya sebagai sinyal keluar.

Menanjak / menurun — arah akumulasi ritel, terlepas dari posisinya terhadap Signal.

Susunan yang paling berguna

Yang klasik — pengendali masuk, ritel keluar:

Ritel di bawah Signal · DAN · Pengendali di atas Signal

Ini pasangan yang paling banyak dipakai, dan alasannya sudah dijelaskan di atas.

Menangkapnya lebih awal:

Ritel baru memotong ke bawah Signal · DAN · Pengendali menanjak

Satu kejadian sebagai pemicu, satu arah sebagai pengukuh.

Menghindari yang sudah ramai:

Ritel baru memotong ke atas Signal

Dipakai terbalik — untuk meninjau ulang saham yang sedang kamu pegang, bukan untuk mencari yang baru.

Jebakan

Membacanya seperti garis Pengendali. Ini kesalahan paling umum di kelompok ini. "Ritel di atas Signal" bukan kabar baik yang setara dengan "Pengendali di atas Signal".

Saham berporsi ritel sangat rendah. Kalau header menunjukkan Retail: … (Very Low), saham itu hampir tidak dipegang tangan kecil. Garis ritelnya jadi berisik — sedikit sekali nilainya, sehingga perubahan kecil terlihat besar. Kondisi kelompok ini kurang bermakna di sana.

Menganggap ritel = orang awam yang selalu salah. Ia kelompok broker, bukan penilaian kualitas. Yang bermakna adalah hubungannya dengan pengendali, bukan ritelnya sendiri.

Memakai kondisi ritel sendirian. Ritel surut tanpa pengendali yang menambah bukan akumulasi — bisa saja semua pihak sedang keluar.

Berikutnya

Kondisi Garis Asing — yang harus dipisah antara pasar reguler dan negosiasi.