Technical
Candlestick dan periode D / W / M
Terakhir diperbarui: 19 September 2026
Cara membaca satu batang candle, dan kenapa mengganti periode harian ke mingguan mengubah kesimpulan bukan hanya tampilan.
Seluruh layar Technical dibangun di atas satu hal: harga harian dari berkas resmi IDX. Sebelum ke indikatornya, pastikan dulu batang candle-nya terbaca benar.

Satu batang candle = satu periode

Tiap batang membawa empat angka:
| Bagian | Artinya |
|---|---|
| Ujung bawah badan | Harga buka atau tutup, yang lebih rendah di antara keduanya |
| Ujung atas badan | Harga buka atau tutup, yang lebih tinggi |
| Ekor atas | Harga tertinggi yang pernah tersentuh di periode itu |
| Ekor bawah | Harga terendah yang pernah tersentuh |
Warna badan menyatakan arah: tutup di atas buka, atau di bawahnya. Yang perlu dibaca bukan cuma warnanya, tapi panjang badan dibanding ekornya:
- Badan panjang, ekor pendek — harga bergerak satu arah dan bertahan di situ sampai penutupan.
- Badan pendek, ekor panjang di kedua sisi — harga bolak-balik lalu kembali ke titik awal. Ini keraguan, bukan arah.
- Ekor bawah panjang, badan di atas — harga pernah jatuh jauh lalu ditarik kembali sebelum penutupan. Ada yang menyerap di bawah.
- Ekor atas panjang, badan di bawah — kebalikannya: sempat naik tinggi, lalu ditekan turun.
Ekor panjang adalah bagian yang paling sering dilewatkan orang. Ia menyimpan informasi tentang harga yang ditolak pasar — dan itu sering lebih berguna daripada harga penutupannya sendiri.
Periode: D, W, M
Tombol D / W / M mengubah satu batang mewakili satu hari bursa, satu minggu, atau satu bulan.
Ini bukan sekadar mengubah tampilan — ia mengubah kesimpulan. Semua indikator di layar ini dihitung ulang dari deret periode yang baru:
- Di D, Moving Average 20 berarti 20 hari bursa — sekitar satu bulan.
- Di W, Moving Average 20 berarti 20 minggu — sekitar lima bulan.
Angka setelannya tidak berubah, tapi rentang waktu yang diukurnya berubah lima kali lipat. Jadi kalau sebuah sinyal terlihat di W tapi tidak di D, itu bukan kontradiksi: keduanya sedang mengukur hal yang berbeda.
Kapan memakai yang mana
| Periode | Berguna untuk |
|---|---|
| D — harian | Posisi harga sekarang, titik masuk/keluar, memeriksa hari-hari terakhir |
| W — mingguan | Arah menengah; membuang derau harian yang membuat setiap sinyal terlihat penting |
| M — bulanan | Gambaran besar; di sini satu batang = satu bulan, jadi riwayat 3 tahun cuma 36 batang |
Kebiasaan yang masuk akal: tentukan arah di W, cari waktunya di D. Memakai D saja membuat setiap goyangan terasa seperti perubahan tren.
Rentang tanggal digeser tanpa memuat ulang
Slider rentang tanggal menggeser jendela yang ditampilkan. Yang perlu kamu sadari: menggeser rentang tidak mengubah nilai indikatornya — Moving Average 50 tetap dihitung dari 50 periode sebelum tiap titik, termasuk periode yang berada di luar jendela yang sedang kamu lihat.
Artinya indikator di tepi kiri chart tidak "salah" karena datanya kelihatan kurang; ia dihitung dari data yang memang ada, cuma tidak semuanya tergambar.
Garis harga rata-rata portofolio
Kalau kamu sudah mengunggah berkas posisi, satu garis datar tambahan muncul di ketinggian harga rata-ratamu. Gunanya satu: titik impas terlihat bersamaan dengan sinyal teknikalnya, jadi pertanyaan "kalau aku keluar sekarang, untung atau rugi" tidak perlu dihitung di kepala.
Garis itu hanya terlihat olehmu. Ia datang dari berkas yang kamu unggah sendiri.
Batasnya
- Bukan waktu nyata. Batang terakhir adalah penutupan hari bursa terakhir yang datanya sudah masuk.
- Corporate action (stock split, dividen) dapat membuat riwayat harga terlihat melompat kalau belum tercermin di data sumbernya.
- Candle tidak mengatakan siapa yang membeli atau menjual. Pertanyaan itu dijawab di Bandarmology, bukan di sini.
Berikutnya
Moving Average — indikator paling sederhana di layar ini, dan yang paling sering dibaca terlalu jauh.