Belajar membaca indikator
Setiap indikator di layar Technical, Bandarmology, dan Screener dijelaskan di sini: apa yang diukurnya, cara membacanya, dan — bagian yang paling sering dilewatkan — apa yang tidak bisa dijawabnya.
Dasar
Apa yang dibaca aplikasi ini, dan dari mana datanya.
Dari mana datanya, dan apa batasnya
Sebelum membaca satu indikator pun, ketahui dulu data apa yang sedang kamu baca — sumbernya, seberapa sering diperbarui, dan apa yang tidak bisa dijawabnya.
Peta tiga layar — pertanyaan apa dijawab di mana
Technical, Bandarmology, dan Screener menjawab tiga pertanyaan yang berbeda. Salah layar berarti salah pertanyaan, dan itu penyebab kebingungan yang paling sering.
Technical
Indikator harga: candle, moving average, MACD, volume, kepemilikan.
Candlestick dan periode D / W / M
Cara membaca satu batang candle, dan kenapa mengganti periode harian ke mingguan mengubah kesimpulan bukan hanya tampilan.
Moving Average (SMA & EMA)
Dua garis rata-rata harga, setelan bawaannya 20 dan 50, dan perbedaan nyata antara SMA dan EMA yang sering dibesar-besarkan.
MACD — Line, Signal, dan Histogram
Tiga bagian MACD, apa bedanya "di atas Signal" dengan "di atas nol", dan kenapa sinyal beli di wilayah negatif lebih sering gagal.
Volume dan panel Kepemilikan
Volume diambil dari data harga, bukan dari data broker — dan itu pembedaan yang penting. Plus cara membaca panel kepemilikan lokal vs asing yang datanya bulanan.
Bandarmology
Aktivitas broker: zona akumulasi & distribusi, garis Pengendali/Ritel/Asing.
Tiga penggolongan broker yang sering tertukar
Pengendali, Ritel, Asing, BUMN, Lokal — kelimanya bukan satu daftar. Ada tiga penggolongan berbeda, dan satu di antaranya berubah-ubah per saham dan per rentang tanggal.
Zona akumulasi & distribusi di belakang harga
Pita berwarna dan angka di atas chart harga — bagaimana satu periode diringkas jadi satu skor, dan apa arti tiap zona dari Massive Acc sampai Massive Dist.
Garis Pengendali, Ritel, dan Asing
Tiga garis net nilai kumulatif beserta garis Signal-nya. Cara membaca posisi, kemiringan, dan perpotongan — plus kenapa ritel yang surut justru kabar baik.
Broker Retail Compare — menghitung jumlah, bukan nilai
Panel yang menghitung berapa banyak broker ritel berbeda yang membeli dan menjual tiap hari. Beda halus dari panel Retail, dan sering salah dibaca.
Bandarmology Lookupback — sepuluh jendela sekaligus
Matriks berwarna dengan baris 0D sampai 9D. Cara membaca sepuluh panjang jendela dalam satu pandangan, dan kenapa barisnya yang seragam lebih berarti daripada satu baris yang kuat.
Bm. Value Line — MACD atas data broker
Dua garis, Avg dan Signal, yang meringkas seluruh matriks Lookupback. Susunannya persis MACD, tapi yang dirata-ratakan skor bandarmology, bukan harga.
Panel Pengendali — batang harian dan penanda breakout
Satu-satunya panel yang membaca hari per hari. Batang net harian, garis EMA kumulatif, penanda breakout, dan kalimat ringkasnya di kiri atas.
Screener
Menyusun kriteria penyaring dari seratus kondisi yang tersedia.
Cara kerja Screener — grup, DAN/ATAU, dan jendela waktu
Menyusun kriteria dari seratus kondisi. Bagaimana grup digabung, kenapa setiap kondisi dinilai pada hari terakhir, dan jendela yang melekat pada rumus.
Kondisi MACD di Screener
Menyaring berdasarkan momentum harga. Beda "di atas Signal" dengan "di atas nol", dan kenapa sinyal beli di wilayah negatif dipakai untuk membuang, bukan mencari.
Kondisi Garis Pengendali di Screener
Menyaring saham berdasarkan apa yang dilakukan kelompok broker yang menentukan arah — termasuk kondisi yang sering terlihat sebelum harganya sendiri bergerak.
Kondisi Garis Retail di Screener
Kelompok kondisi yang arahnya dibaca terbalik — ritel yang surut justru yang dicari, dan ritel yang ramai di saham yang sudah naik sering pertanda fase akhir.
Kondisi Garis Asing di Screener
Arus asing dipisah antara pasar reguler dan negosiasi — dan menjumlahkan keduanya menghasilkan kesimpulan yang salah.
Kondisi Indikator Pengendali di Screener
Menyaring dari net harian pengendali, garis EMA kumulatifnya, dan penanda breakout akumulasi — kelompok yang paling dekat ke data mentah.
Kondisi Broker Retail Compare di Screener
Menyaring dari berapa banyak broker ritel yang membeli dan menjual — bukan dari berapa besar nilainya. Dan kenapa angkanya bisa berupa pecahan.
Kondisi Bandarmology Lookupback di Screener
Menyaring dari zona akumulasi/distribusi. Beda kondisi yang hanya benar arahnya dengan kondisi yang juga menuntut kekuatan.
Kondisi Bm. Value Line di Screener
Kelompok terakhir — padanan perpotongan MACD tapi atas data broker. Cara memakainya menyaring, dan kenapa hasilnya harus diperiksa ulang di matriksnya.