Bandarmology

Bandarmology Lookupback — sepuluh jendela sekaligus

Terakhir diperbarui: 19 September 2026

Matriks berwarna dengan baris 0D sampai 9D. Cara membaca sepuluh panjang jendela dalam satu pandangan, dan kenapa barisnya yang seragam lebih berarti daripada satu baris yang kuat.

Panel ini berbentuk matriks berwarna: barisnya jendela waktu, kolomnya tanggal. Sekilas ia terlihat rumit; sebenarnya ia menjawab satu pertanyaan sederhana yang diulang sepuluh kali.

Matriks Bandarmology Lookupback, baris 1D sampai 9D

Baris 0D sampai 9D

Setiap baris memakai panjang jendela yang berbeda untuk menilai akumulasi/distribusi pada tanggal yang sama:

  • 0D — jendela paling pendek dan paling baru.
  • 9D — jendela paling panjang, melihat lebih jauh ke belakang.

Warna tiap sel memakai zona yang sama dengan pita periode di panel harga: dari Massive Acc di ujung akumulasi, lewat Undetected di tengah, sampai Massive Dist di ujung distribusi.

Jumlah barisnya bisa diubah di Settings (bawaan 10).

Kenapa sepuluh jendela, bukan satu

Karena kesimpulan akumulasi/distribusi bergantung pada seberapa jauh kamu melihat ke belakang, dan tidak ada satu panjang jendela yang benar untuk semua saham.

Dengan menampilkan sepuluh sekaligus, yang terlihat bukan cuma jawabannya — tapi seberapa kokoh jawaban itu.

Cara membacanya: lihat kolom, bukan sel

Ini kunci panel ini. Baca satu kolom (satu tanggal) dari atas ke bawah:

Seluruh kolom sewarna akumulasi — jawabannya sama dari jendela terpendek sampai terpanjang. Ini pembacaan paling kokoh yang bisa diberikan panel ini. Polanya bertahan di semua skala waktu.

Kolom bergradasi: atas akumulasi, bawah distribusi — jendela pendek sudah berbalik ke akumulasi sementara jendela panjang masih mencatat distribusi. Artinya perubahan baru saja dimulai. Ini susunan yang paling berguna untuk mencari titik balik.

Kolom bergradasi terbalik: atas distribusi, bawah akumulasi — yang terbaru sudah memburuk sementara rata-rata panjangnya masih baik. Pendinginan yang baru mulai.

Kolom berbelang-belang — tidak ada kesimpulan. Jangan dipaksakan.

Kolom penuh Undetected — datanya tidak menunjukkan pola yang jelas. Sekali lagi: ini bukan "netral seimbang", ini "tidak cukup jelas untuk disimpulkan".

Baris 0D adalah yang paling sering dipakai

Di Screener, sebagian besar kondisi kelompok ini menyaring baris 0D — keadaan terkini.

Yang perlu kamu sadari: kondisi seperti "0D di sisi akumulasi" adalah kondisi paling longgar di kelompok ini. Ia benar arahnya tapi tidak mengatakan apa-apa soal kekuatan. Kalau kamu ingin yang kuat, yang dipakai adalah kondisi yang menyebut zona — "0D di Massive Acc atau Big Acc" — yang warnanya persis sama dengan yang tergambar di matriks ini.

Sebaliknya, kondisi zona distribusi kuat biasanya dipakai untuk menghindari saham, atau justru untuk mencari saham yang sudah jatuh dalam. Dua tujuan yang berlawanan dari kondisi yang sama — jadi pastikan kamu tahu sedang mencari yang mana.

Membacanya menyamping: perubahan antar tanggal

Selain kolom, arah menyamping juga bermakna. Matriks yang perlahan berubah dari merah ke hijau dari kiri ke kanan menunjukkan pergeseran yang berlangsung, bukan satu hari yang kebetulan bagus.

Yang dicari: perubahan yang merambat dari baris atas ke bawah. Jendela pendek berubah lebih dulu, lalu jendela yang lebih panjang menyusul seiring waktu. Itu bentuk perubahan yang sedang mengakar. Perubahan yang cuma muncul di baris atas lalu hilang lagi adalah derau.

Batasnya

  • Baris yang lebih panjang lebih lambat berubah — itu memang sifatnya, bukan keterlambatan yang perlu diperbaiki.
  • Warna kuat ≠ pergerakan harga kuat. Zona menyatakan sifat aliran broker, bukan besaran pergerakan harga.
  • Kolom paling kanan belum selesai kalau harinya masih berjalan atau datanya baru sebagian.
  • Sama seperti seluruh layar ini: penggolongan brokernya dihitung per saham dan per rentang, jadi menggeser rentang bisa mengubah isinya.

Berikutnya

Bm. Value Line — dua garis yang meringkas seluruh matriks ini menjadi bentuk yang jauh lebih mudah dibaca sekilas.